| Fasilitasi Input eHDW TW 2 Tahun 2025 di Aula Dinas PMD Kapuas Hulu |
Dengan integrasi data
yang lengkap, eHDW memberikan manfaat besar bagi desa dalam penanganan
stunting, pelaksanaan Rembuk Desa, penyusunan RKPDes, hingga pengelolaan Dana
Desa. Berikut pembahasannya secara lengkap.
1. Manfaat eHDW dalam
Penanganan Stunting
a. Pendataan keluarga
berisiko stunting yang lebih akurat
Aplikasi eHDW merekam
kondisi sasaran seperti ibu hamil, balita, sanitasi, pendidikan, dan akses
layanan kesehatan. Data real-time ini sangat penting untuk memetakan keluarga
berisiko stunting secara cepat dan tepat.
b. Deteksi dini balita
berisiko stunting
Dengan dashboard yang
mudah dipantau, kader dapat melihat perkembangan berat badan, tinggi badan, dan
status gizi balita. Sistem membantu mengidentifikasi gejala awal stunting
sehingga intervensi bisa dilakukan lebih cepat.
c. Pemantauan
intervensi gizi yang terintegrasi
Setiap layanan seperti
imunisasi, pemberian vitamin, PMT, dan kunjungan posyandu tercatat dalam
aplikasi. Ini memastikan tidak ada sasaran yang terlewat dan semua intervensi
tercatat rapi.
d. Sumber data valid untuk
kebijakan kesehatan desa
Data dari eHDW sangat
membantu pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan pencegahan stunting
berbasis bukti (evidence-based). Program dapat disesuaikan dengan pola masalah
yang muncul di lapangan.
2. Peran eHDW dalam Pelaksanaan Rembuk Desa Stunting
a. Menyediakan data
dasar yang lengkap untuk diskusi
Rembuk Desa membutuhkan
informasi konkret tentang jumlah balita stunting, penyebab, hingga lokasi
keluarga paling berisiko. Aplikasi eHDW menjadi rujukan utama karena datanya valid
dan terstruktur.
b. Mempermudah pemetaan
masalah dan sasaran
Data eHDW membantu
menyusun peta tematik seperti sebaran balita stunting, akses sanitasi buruk,
hingga keluarga dengan ekonomi rentan. Hasilnya, intervensi desa menjadi lebih
tepat sasaran.
c. Monitoring komitmen
hasil Rembuk Desa
Setelah Rembuk Desa
menetapkan program dan alokasi anggaran, eHDW bisa digunakan untuk memantau
capaiannya. Desa dapat melihat progres secara berkala dan mengevaluasi
hasilnya.
3. Manfaat eHDW dalam Penyusunan RKPDes
a. Penyusunan RKPDes
berbasis data
RKPDes yang efektif
harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Data eHDW menunjukkan
kondisi kesehatan, gizi, sanitasi, dan layanan dasar, sehingga perencanaan
dapat lebih akurat.
b. Menentukan prioritas
pembangunan desa
Desa dapat melihat
masalah yang paling mendesak—misalnya kekurangan sarana posyandu, sanitasi
buruk, atau tingginya balita gizi kurang. Ini membantu menentukan program
prioritas dalam RKPDes.
c. Evaluasi efektivitas
program tahun sebelumnya
Karena eHDW menyimpan
data historis, desa dapat menilai apakah intervensi tahun lalu efektif atau
perlu diperbaiki. Proses evaluasi menjadi lebih mudah dan terukur.
4. Manfaat eHDW dalam Pengelolaan Dana Desa
a. Perencanaan anggaran
yang lebih tepat sasaran
Dana Desa wajib
berpihak pada upaya pencegahan stunting. Data eHDW memberikan gambaran
kebutuhan riil seperti perbaikan sanitasi, peningkatan gizi, pelatihan kader,
atau penguatan layanan posyandu.
b. Meningkatkan
transparansi dan akuntabilitas anggaran
Dengan menunjukkan
bahwa anggaran diambil berdasarkan data valid dari eHDW, pemerintah desa dapat
meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa.
c. Evaluasi dan
pelaporan penggunaan Dana Desa menjadi lebih sederhana
Data hasil intervensi
yang tercatat di eHDW memudahkan penyusunan laporan kegiatan, termasuk laporan
stunting dan laporan pertanggungjawaban Dana Desa.
Aplikasi eHDW
terbukti menjadi alat penting dalam percepatan pencegahan stunting di desa.
Dengan menyediakan data akurat dan mudah diakses, aplikasi ini memungkinkan
pemerintah desa untuk:
- Menangani stunting secara lebih
efektif
- Melaksanakan Rembuk Desa dengan
data yang dapat dipertanggungjawabkan
- Menyusun RKPDes berbasis bukti
- Mengelola Dana Desa dengan lebih
transparan dan tepat sasaran
Pemanfaatan eHDW secara
optimal membantu menciptakan desa yang sehat, produktif, dan semakin maju dalam
pengelolaan pembangunan manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar