Selasa, 11 November 2025

Fasilitasi Pembangunan Kawasan Perdesaan 2025

Kegiatan Fasilitasi Pembangunan Kawasan Perdesaan 2025 :
Penguatan Pelaporan dan Pengembangan Bumdesa Bersama Pontianak 10 - 12 November 2025


Selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 November 2025, Kota Pontianak kembali menjadi menjadi tuan rumah Kegiatan Fasilitasi Pembangunan Kawasan Perdesaan 2025 : Penguatan Pelaporan dan Pengembangan Bumdesa Bersama yang diikuti oleh perwakilan dari 12 kabupaten se Kalimantan Barat.  Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelaku ekonomi desa untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas, serta merumuskan strategi pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Barat, dengan narasumber dari Dinas PMD Propinsi dan  TA Madya P3MD Propinsi Kalimantan Barat  bidang pengembangan Bumdesa dan  ekonomi lokal antar desa. 

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Ir Hendra Bakhtiar hadir membuka acara sekaligus sebagai pembicara utama  Dalam sambutannya beliau  menekankan pentingnya sinergi dan inovasi antar-BUMDes dalam memperkuat ekonomi lokal antar desa. 

“BUMDes Bersama bukan hanya wadah usaha, tetapi juga simbol gotong royong dan kemandirian desa. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan desa-desa di Kalbar mampu tumbuh bersama dan saling menopang,” ungkap Kepala Dinas PMD Kalimantan Barat dalam sambutannya.

Antusiasme peserta sangat terasa. Para perwakilan Bumdesa  aktif berdiskusi dan berbagi praktik baik dari daerahnya masing-masing. Beberapa ide menarik pun muncul, seperti rencana pembentukan platform pemasaran bersama produk BUMDes serta pengembangan ekowisata berbasis desa.

Kehadiran Kepala Dinas PMD Kalbar memberikan semangat tersendiri bagi peserta, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung penguatan kelembagaan ekonomi desa. Diharapkan melalui kegiatan ini, BUMDes Bersama di seluruh Kalimantan Barat dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar